Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Kesehatan

  • Kesehatan

Indonesia Nomor Urut 8 di Asia Tenggara, JKN Jamin Pemeriksaan IVA Pap Smear Deteksi Dini Kanker Serviks

Marni Kamis, 30 Oktober 2025 3 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20251030-WA0009
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Hadirkan Program Kesehatan Untuk Masyarakat Indonesia. [Foto: ist]
Bagikan berita ini
        

 

KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling berbahaya dan menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia, dengan jumlah mencapai 9,6 juta jiwa per tahun.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI tahun 2022, angka kejadian kanker di Indonesia mencapai 136 orang per 100.000 penduduk dan menempatkan Indonesia diurutan ke-8 di Asia Tenggara. Faktor risiko kanker serviks antara lain aktivitas seksual pada usia muda yang tidak aman, kebiasaan merokok, penggunaan pil KB dalam jangka panjang, serta kondisi imunitas tubuh yang lemah.

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak hanya hadir bagi peserta yang sedang sakit, tetapi juga untuk peserta yang masih sehat. Melalui program pencegahan dan deteksi dini, peserta JKN tetap bisa mendapatkan layanan BPJS Kesehatan seperti skrining riwayat kesehatan serta pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA) atau Papsmear. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa BPJS Kesehatan berkomitmen menjaga kesehatan masyarakat dari hulu ke hilir.

“Pemeriksaan kanker serviks bertujuan untuk mencari tanda-tanda dini sebelum munculnya gejala yang berbahaya. Melalui dua jenis tes, yaitu Pap Smear dan tes HPV, kita dapat mendeteksi perubahan sel atau virus penyebab kanker sejak dini. Pap Smear mendeteksi adanya prakanker, sedangkan tes HPV mencari virus yang dapat menyebabkan perubahan sel menjadi kanker,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Pupung Purnama, Kamis (30/10/2025).

Sebelum mendapatkan layanan IVA atau Pap Smear, peserta wajib mengisi Skrining Riwayat Kesehatan. Alurnya dimulai dari kunjungan ke FKTP terdaftar, kemudian peserta akan mendapatkan surat pengantar dan pernyataan belum pernah melakukan skrining IVA atau Papsmear. Selanjutnya peserta berkonsultasi dengan dokter di FKTP, lalu diarahkan ke laboratorium yang ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan akan diinformasikan kembali kepada peserta.

“Kami ingin mengingatkan bahwa peserta JKN dapat memanfaatkan layanan ini secara gratis di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Skrining riwayat kesehatan dan pemeriksaan IVA/Papsmear menjadi bagian penting dari pencegahan penyakit, terutama bagi wanita usia produktif,” tambah Pupung.

Pengisian Skrining Riwayat Kesehatan kini juga semakin mudah. Peserta bisa melakukannya melalui berbagai kanal digital BPJS Kesehatan, seperti aplikasi Mobile JKN pada fitur Skrining Riwayat Kesehatan, website BPJS Kesehatan melalui menu Skrining Riwayat Kesehatan, maupun layanan PANDAWA BPJS Kesehatan via WhatsApp di nomor 0811 8 165 165. Selain itu, peserta juga dapat langsung mengakses laman https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining.

“Dengan memanfaatkan kanal digital ini, peserta dapat melakukan pengisian skrining dari rumah tanpa perlu datang langsung ke fasilitas kesehatan. Hasilnya pun langsung tersimpan dalam sistem, sehingga memudahkan tindak lanjut pemeriksaan,” jelas Pupung.

Dalam kesempatan yang terpisah, dr. Demetrius Gomer Tindi, Sp.OG yang merupakan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi menjelaskan bahwa kanker mulut rahim sebenarnya dapat dicegah jika masih dalam stadium prakanker. Pencegahan dini menjadi kunci utama untuk menekan angka kejadian kanker serviks, terutama di Provinsi Papua Barat Daya yang masih mencatat kasus cukup tinggi dibanding daerah lain.

“Upaya kita saat ini adalah menekan angka kejadian melalui deteksi sekunder. Saya bersyukur karena pemeriksaan IVA di puskesmas kini sudah ditanggung BPJS Kesehatan. Begitu juga dengan Papsmear yang dapat dilakukan di laboratorium Prodia menggunakan surat rujukan dari FKTP. Ini langkah maju yang sangat membantu masyarakat,” ujar dr. Gomer Tindi.

Rajin melakukan pemeriksaan kesehatan setidaknya sekali dalam setahun sudah sangat cukup untuk menjaga kesehatan reproduksi. Dengan melakukan deteksi dini seperti IVA atau Papsmear, perempuan dapat mengantisipasi risiko kanker serviks lebih awal dan mendapatkan penanganan segera bila ditemukan kelainan.

“Kami para dokter di wilayah Papua Barat Daya, siap mendukung upaya pemerintah menekan angka kejadian kanker serviks. Masyarakat sudah mulai sadar pentingnya pemeriksaan dini, dan kami terus membuka layanan konsultasi serta pemeriksaan agar setiap perempuan bisa hidup sehat tanpa takut akan kanker serviks,” tutup dr. Gomer.

 

Tentang penulis

Indonesia Nomor Urut 8 di Asia Tenggara, JKN Jamin Pemeriksaan IVA Pap Smear Deteksi Dini Kanker Serviks 2 mystery

Marni

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Ini Klarifikasi Asisten I Pemerintah Kota Sorong Terkait Penganiayaan
Next: Walikota Tegaskan Kota Sorong Butuh Dokter Spesialis Bukan Cuma Makan Gratis

Related News

IMG-20260602-WA0031
1 min read
  • Kesehatan

RSUD Sele Be Solu Genjot Persiapan Akreditasi,Sudah 80 Persen

Marni Selasa, 2 Juni 2026
IMG-20260530-WA0007
2 min read
  • Kesehatan

Perkuat Kesehatan Lingkungan, Ketum HAKLI: Pemkot Harus Kasih Kail Bukan Ikan

Marni Sabtu, 30 Mei 2026
IMG-20260529-WA0037
3 min read
  • Kesehatan

BPJS Kesehatan Hadirkan Layanan Kateterisasi Jantung di RSUD Kabupaten Sorong  

Marni Jumat, 29 Mei 2026

Berita lainnya

Screenshot_2026-06-03-20-47-40-487_com.android.chrome
3 min read
  • Daerah

Satopspatnal Lapas Wahai Kini Pantau CCTV Lewat Ponsel

Q Rabu, 3 Juni 2026
Screenshot_2026-06-03-19-15-51-992_com.android.chrome
3 min read
  • Daerah

Pemkot Ambon Gandeng FST Unpatti Perkuat Pembangunan Berbasis Sains dan Teknologi

Q Rabu, 3 Juni 2026
Screenshot_2026-06-03-19-17-38-003_com.android.chrome
3 min read
  • Daerah

Wali Kota Instruksikan Dindik, DLHP dan Dishub Percepat Kerja Sama dengan FST Unpatti

Q Rabu, 3 Juni 2026
Screenshot_2026-06-03-19-17-25-451_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Evaluasi Semester, Lapas Wahai Pastikan Primkopasindo Tetap Sehat dan Akuntabel

Q Rabu, 3 Juni 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d