Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Pemerintahan

  • Pemerintahan

Gubernur PBD ,Komitmen  Mendukung sektor kesehatan dan pendidikan

Marni Jumat, 24 April 2026 2 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20260424-WA0010
Bagikan berita ini
        

 

KOTA SORONG,BeritaAktual.co – Pemanfaatan alat kesehatan (alkes) yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025 dinilai tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Papua Barat Daya, khususnya bagi anak-anak.

 

Hal ini terlihat dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis melalui program pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan ekokardiografi anak yang digelar di RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, Kamis (23/4/2026). 

Gubernur PBD ,Komitmen  Mendukung sektor kesehatan dan pendidikan 1 20260423 113341

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Papua Barat, Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi Anak, serta Fakultas Kedokteran Universitas Papua.

 

Antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama dari para orang tua yang membawa anak-anak mereka untuk menjalani pemeriksaan jantung. 

 

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, turut hadir meninjau langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung sektor kesehatan dan pendidikan.

 

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Dukungan terhadap kesehatan dan pendidikan adalah kewajiban pemerintah. Tahun 2025 kami telah memberikan bantuan signifikan ke sejumlah rumah sakit, termasuk RSUD Sele Be Solu, dengan nilai rata-rata di atas Rp10 miliar,”ujarnya.

 

Elisa juga menyoroti pentingnya dukungan fasilitas bagi penanganan bayi prematur dan kasus-kasus darurat lainnya. Ia memastikan pemerintah akan terus memberikan bantuan, selama kondisi fiskal memungkinkan, terutama karena Papua Barat Daya masih membutuhkan penguatan infrastruktur layanan kesehatan.

 

Sementara itu, Ketua Umum IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas tenaga medis melalui pelatihan dasar ekokardiografi dan pemanfaatan telemedicine.

 

“Dokter anak dilatih melakukan pemeriksaan dasar USG jantung, kemudian dapat berkonsultasi dengan konsultan kardiologi anak. Ini akan menghemat biaya dan memastikan hanya pasien yang benar-benar membutuhkan yang dirujuk,”jelasnya.

 

Ia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal ditemukan sejumlah kasus serius, termasuk kelainan jantung bawaan kompleks yang memerlukan tindakan operasi segera. Kondisi tersebut juga berisiko menyebabkan stunting dan gangguan pertumbuhan jika tidak ditangani dengan cepat.

 

Ketua IDAI Papua Barat Daya, dr. Rianti Windesi, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memetakan kondisi kesehatan jantung anak di wilayah tersebut.

 

“Selama ini kami belum memiliki data pasti. Dengan pemeriksaan massal ini, kami berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas, sekaligus meningkatkan kemampuan tenaga medis dalam melakukan deteksi dini,”tutupnya.

 

Menurutnya, ke depan diharapkan sistem pelayanan kesehatan dapat lebih efisien dengan menghadirkan tenaga ahli ke daerah, dibandingkan harus merujuk pasien keluar daerah yang kerap terkendala biaya dan transportasi.(***)

Tentang penulis

Gubernur PBD ,Komitmen  Mendukung sektor kesehatan dan pendidikan 2 mystery

Marni

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: PKB Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon DPC Se-Papua Barat Daya Dan Papua Barat   
Next: Tambang Sinabar di Luhu Picu Kekhawatiran, Marasabessy Minta Langkah Nyata

Related News

20260611_101731
  • Pemerintahan

Ekosistem Indonesia Penyangga Iklim Global, PBD Susun Strategi Kelola Karbon

Marni Kamis, 11 Juni 2026
20260611_164637
  • Pemerintahan

Dokumen RPKB dan Renkon Banjir Papua Barat Daya Rampung Disusun, Siap Jadi Acuan Utama

Marni Kamis, 11 Juni 2026
20260610_102456
  • Pemerintahan

Dinkes P2KB Tingkatkan Kemampuan PLKB dan Kader KB Kelola Data untuk Tekan Angka Stunting  

Marni Rabu, 10 Juni 2026

Berita lainnya

image_search_1781748265710
  • Daerah

Inovasi Digital Pemkot Ambon Dinilai Jadi Terobosan Tingkatkan Pelayanan Publik

Q Kamis, 18 Juni 2026
IMG-20260618-WA0020
PT Pertamina EP Papua berhasil berproduksi Sumur SLW-F2X (Foto/istimewa)
  • Migas

PT Pertamina EP Papua Catat Kinerja Positif, Sumur SLW-F2X Sukses Berproduksi

Marni Kamis, 18 Juni 2026
Screenshot_20260617_231128_Chrome
  • Hukrim

Polresta Sorong Kota Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Residivis Diamankan Usai Melawan dan Cabut Senjata Tajam

Marni Rabu, 17 Juni 2026
image_search_1781661772593
  • Daerah

Jelang Nobar Belanda vs Swedia, Luhukay Ajak Warga Ambon Jaga Kebersamaan

Q Rabu, 17 Juni 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d