Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Metro

  • Metro

BI Ajak Wartawan PB dan PBD Lihat Langsung Proses Pencetakan Uang Rupiah di Peruri

Marni Sabtu, 11 Oktober 2025 3 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_20251011_111536_Chrome
BI bersama 12 wartawan asal Papua Barat dan Papua Barat Daya. [Foto: ist]
Bagikan berita ini
        

 

JAKARTA, BeritaAktual.co – 12 Perwakilan Wartawan dari Papua Barat dan Papua Barat Daya mengunjungi dan melihat secara langsung proses percetakan Uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Tempat Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) di daerah Karawang, Jawa Barat, Rabu, 08 Oktober 2025.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Capacity Building yang digagas oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Papua Barat, yang berlangsung selama tiga hari di Jakarta dan Karawang, dari Selasa (7/10/2025) hingga Kamis (9/10/2025).

Sebelum memasuki gedung percetakan uang kertas, wartawan tak diperbolehkan membawa peralatan elektronik baik handphone (HP), kamera dan sejenisnya, guna mengabadikan momen demi menjaga kerahasiaan negara.

Perum PERURI di Karawang, yang berdiri di atas lahan seluas 320 hektar menjadi satu-satunya lokasi di Indonesia tempat pencetakan uang Rupiah, baik kertas maupun logam.

Selain uang, Peruri turut mencetak dokumen negara penting seperti paspor, materai, pita cukai, hingga perangko.

Pabrik duit ini mulai resmi mencetak uang pada tahun 1995, meski fasilitasnya telah berdiri sejak 1991.

Peruri menjadi tulang punggung kedaulatan finansial Indonesia. Bahkan beberapa negara lain seperti Argentina, Peru, Somalia hingga Nepal turut mempercayakan pencetakan uangnya di sini.

Rombongan wartawan diajak menyusuri lantai II gedung pencetakan, melalui jalur kaca tempat mereka bisa menyaksikan langsung tahapan proses produksi uang dari atas, layaknya melihat ikan di dalam akuarium yang sangat luas.

Jalur ini memang dibuat khusus untuk tamu agar tidak bersinggungan langsung dengan jalur kerja pegawai yang bertanggung jawab dari seluruh rangkaian proses pembuatan uang.

Setiap tahapan pencetakan diawasi ketat. Mesin-mesin raksasa buatan Jerman dan Jepang bekerja tak henti mencetak lembar demi lembar uang Rupiah dari kertas khusus berpengaman tinggi.

Setiap lembar kertas bisa memuat 45 lembar uang, dan hasil cetakan yang rusak sekecil apapun cacatnya langsung disortir dan dilaporkan ke Bank Indonesia untuk dimusnahkan.

“Apabila terdapat gambar atau garis kecil yang tidak tercetak sempurna, itu tetap dianggap gagal,”kata pemandu tur dari Peruri, Cucu saat menjelaskan proses pembuatan uang.

Proses pencetakan uang bukanlah pekerjaan instan. Dibutuhkan waktu setidaknya 21 hingga 25 hari untuk menyelesaikan satu batch pencetakan uang hingga siap diserahkan ke Bank Indonesia.

Bukan hanya karena rumitnya teknis pencetakan, namunkarena tinta khusus yang digunakan didatangkan dari vendor luar negeri, dengan standar keamanan tinggi dan tidak dijual bebas.

Peruri setiap tahun mencetak sekitar 13 miliar lembar uang, mulai dari pecahan kecil Rp1.000 hingga Rp100.000. Semua itu dicetak sesuai pesanan resmi dari Bank Indonesia yang sudah direncanakan satu tahun sebelumnya.

Rupiah bukan sekadar alat tukar. Uang kertas Indonesia memiliki tingkat keamanan tinggi dan dianggap sebagai salah satu mata uang paling artistik dan kompleks di dunia.

Di Peruri, semua pekerja harus Warga Negara Indonesia. Tidak ada satupun pekerja asing diperbolehkan masuk dalam proses produksi uang. Ini merupakan bentuk nyata bahwa mencetak uang adalah bagian dari kedaulatan nasional yang tidak boleh dikompromikan.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Arif Rahadian menegaskan bahwa kunjungan di Peruri ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para jurnalis terhadap peran Bank Indonesia sebagai bank sentral, termasuk rantai nilai penting dalam bisnisnya yaitu Peruri.

“Kami menyadari keamanan di sini sangat ketat. Oleh karena itu, Peruri diberi tanggung jawab oleh negara untuk mencetak surat berharga, salah satunya uang Rupiah,” ucap Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Arif Rahadian.

Ia membeberkan bahwa kunjungan ini bukan semata jalan-jalan, namun sebagai sarana untuk memahami nilai dari sebuah kepercayaan, integritas, dan sistem kontrol berlapis dalam pencetakan uang.

Kunjungan ke Peruri memberikan kesadaran baru bahwa lembaran uang yang kita bawa sehari-hari ternyata melalui proses panjang, rumit, dan penuh pengawasan.

Setiap Rupiah menyimpan proses dan cerita, bukan hanya tentang nilai ekonomi, tetapi tentang kedaulatan, kepercayaan, dan kerja keras anak bangsa di balik tembok pabrik uang yang tak mudah diakses. (*/mar)

Tentang penulis

BI Ajak Wartawan PB dan PBD Lihat Langsung Proses Pencetakan Uang Rupiah di Peruri 2 mystery

Marni

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Pegadaian Luncurkan Super Apps “Tring!” Integrasikan Ekosistem Emas dan Keuangan Digital Dalam Satu Genggaman
Next: 16 Sekolah Ikut Bertading Dalam MyPertamina Futsal Competition 2025

Related News

IMG-20260415-WA0018
1 min read
  • Metro

Otsus Bukan Hanya Soal Uang, Julian Kelly Kambu: Fokus pada Kebijakan dan Kewenangan Daerah

Marni Rabu, 15 April 2026
Screenshot_20260413_160842_Gallery
Pemprov PBD dan Politeknik KP Sorong Launching TEFA Kerang(foto/Mar)
2 min read
  • Metro

Pemprov PBD Bersama Politeknik KP Sorong Launching Program Budidaya Kerang    

Marni Senin, 13 April 2026
IMG-20260411-WA0002
2 min read
  • Metro

Tidak Ada Kejelasan, Penanganan Kasus Pemotongan Truk Picu Laporan ke Propam Papua Barat Daya

Marni Sabtu, 11 April 2026

Berita lainnya

FB_IMG_1776343473152
1 min read
  • Pemerintahan

Wali Kota Septinus Lobat Pimpin Panen Jagung di Kelurahan Klawasi

Marni Kamis, 16 April 2026
Screenshot_2026-04-16-19-17-01-988_com.whatsapp~2
2 min read
  • Daerah

Watubun Tekankan Penguatan Pengawasan dan Sinergi Pemda

Q Kamis, 16 April 2026
Screenshot_2026-04-16-19-55-01-498_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Lapas Wahai Kembangkan Bibit Tomat Unggul

Q Kamis, 16 April 2026
Screenshot_2026-04-16-19-54-46-442_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Perpustakaan “Beranda Mesra” Lapas Wahai Jadi Pusat Literasi

Q Kamis, 16 April 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d