Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Pemerintahan

  • Pemerintahan

Gubernur PBD Tegaskan 3 Pulau Milik Raja Ampat Yang Diklaim Halmahera Harus Kembali

Marni Kamis, 8 Januari 2026 1 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_20260108_160841_Chrome
Rapat penyelesaian tapal batas. [Foto; BeritaAktual]
Bagikan berita ini
        

 

KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar rapat penyelesaian permasalahan 3 pulau milik kabupaten Raja Ampat yang di klaim Halmahera, yakni pulau Sayang, Piyai, dan Kiyas. Rapat digelar di ruang Rapat utama lantai 3 Kantor Gubernur Papua Barat Daya pada Kamis (8/1/2025).

Gubernur PBD Elisa Kambu menyampaikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan dokumen dan data pendukung untuk rencana pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, yang diharapkan difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Dokumennya sudah cukup, tinggal nanti kita sandingkan bersama-sama bagaimana kondisi dari kedua provinsi,” ujarnya.

Menurutnya, ketiga pulau tersebut merupakan wilayah PBD yang dicaplok dan harus kembali ke pangkuannya.

“Harus apapun caranya kita akan berjuang sampai pulau-pulau itu kembali, karena itu milik orang papua dan provinsi papua barat daya,” tegasnya.

Gubernur Elisa Kambu juga menyatakan bahwa jika pertemuan belum menghasilkan keputusan, pihaknya akan menempuh jalur lain dan bahkan akan mengajak gubernur se-Tanah Papua untuk mendukung upaya tersebut.

“Ini bukan masalah satu orang Papua, tapi masalah tanah dan pulau orang Papua yang secara administratif masuk wilayah Papua,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi PBD saat ini sedang menunggu rencana pertemuan yang difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri dengan harapan dapat terwujud segera.

Tentang penulis

Gubernur PBD Tegaskan 3 Pulau Milik Raja Ampat Yang Diklaim Halmahera Harus Kembali 2 mystery

Marni

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: BPK Serahkan LHP Semester II 2025 ke Pemerintah Papua Barat Daya, Temukan Berbagai Permasalahan
Next: Pemprov Papua Barat Daya Gelar Rakor Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, Fokus Pajak Alat Berat

Related News

Screenshot_20260529_213842_Chrome
2 min read
  • Pemerintahan

Eks Rumah Sakit Covid-19 Akan Dibangun Menjadi Labkesmas di Sorong kota 

Marni Jumat, 29 Mei 2026
20260529_104703
2 min read
  • Pemerintahan

Dukcapil Tetap Beroperasi Normal: Ada Layanan di Kantor dan Jemput Bola, Data OAP Capai 87 Ribu Jiwa

Marni Jumat, 29 Mei 2026
FB_IMG_1779783885648
2 min read
  • Pemerintahan

Ganti Saul Erens Solossa, Thamrin Tajuddin Resmi Jabat Plt Sekwan DPRD Kota Sorong

Marni Selasa, 26 Mei 2026

Berita lainnya

IMG-20260601-WA0042
Polisi amankan ribuaan minuman ilega jenis cap tikus (foto istimewa)
2 min read
  • Metro

Polda Papua Barat Daya Ungkap Peredaran Dan Pembuatan Miras ilegal Cap Tikus Di Sorong

Marni Senin, 1 Juni 2026
IMG-20260601-WA0021
2 min read
  • Olahraga

16 Tim Bertanding di Turnamen U-15 Papua Barat Daya, Diharapkan Lahir Atlet Berbakat

Marni Senin, 1 Juni 2026
Screenshot_2026-06-01-20-17-43-879_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Harlah Pancasila, Lapas Wahai Teguhkan Semangat Pembinaan Berbasis Nilai Kemanusiaan

Q Senin, 1 Juni 2026
Screenshot_2026-06-01-18-31-12-649_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Peringati Harlah Pancasila, Lessy Ajak Pegawai dan Warga Binaan Tingkatkan Semangat Kebangsaan

Q Senin, 1 Juni 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d