Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

“Wali Menyapa” di Lapas Wahai, Pembinaan Humanis yang Sentuh Kemanusiaan

Q Rabu, 10 Desember 2025 2 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20251210-WA0013

Lapas Kelas III Wahai kembali menggelar program "Wali Menyapa", Rabu (10/12/2025). Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Lapas Kelas III Wahai kembali menggelar program “Wali Menyapa”, Rabu (10/12/2025), sebuah agenda teratur yang bertujuan meningkatkan efektivitas pembinaan, mempererat hubungan emosional, dan memastikan pemenuhan hak-hak warga binaan selama masa pidana mereka.

Kegiatan yang berlangsung di dalam blok Lapas diisi dengan berbagai sesi, mulai dari diskusi terbuka, evaluasi perkembangan perilaku setiap warga binaan, hingga kesempatan untuk menyampaikan keluhan, kendala, dan harapan.

Suasana yang dibangun dengan penuh keterbukaan, membuat warga binaan merasa bebas berinteraksi dengan petugas yang menjadi wali pendamping mereka.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya menyatakan, program Wali Menyapa adalah bagian tak terpisah dari pendekatan pembinaan yang humanis.

Menurutnya, pembinaan tidak hanya berpusat pada kedisiplinan semata, tetapi juga pada pembangunan hubungan emosional yang sehat antara petugas dan warga binaan.

“Kegiatan ini dirancang, agar setiap warga binaan merasa didampingi dan diperhatikan. Ketika mereka merasa dihargai dan didengarkan, proses pembinaan akan jauh lebih efektif,” tegasnya.

Ia menyebut, program ini menjadi sarana untuk memantau kondisi warga binaan secara menyeluruh, baik mental, emosional, maupun sosial, sebagai wujud komitmen memberikan pembinaan yang bermartabat.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty S. Mouw menambahkan, program ini memiliki dampak signifikan terhadap keberhasilan pembinaan individual.

Melalui pertemuan langsung antara wali dan warga binaan, berbagai permasalahan dapat terdeteksi lebih cepat dan ditangani dengan tepat.

“Setiap warga binaan memiliki latar belakang dan tantangan yang berbeda. Ada yang butuh dukungan emosional, arahan kemandirian, atau bimbingan soal masalah keluarga. Pendekatan ini membantu kami menyusun langkah pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” jelasnya.

Salah satu warga binaan berinisial AD menyampaikan rasa terima kasihnya, dengan adanya forum terbuka seperti ini.

Menurutnya, Wali Menyapa memberikan ruang aman, untuk berbicara tentang kondisi pribadi dan tantangan yang dihadapi selama menjalani pidana.

“Saya merasa lebih dekat dengan petugas, terutama wali yang mendampingi. Mereka tidak hanya mendengar, tetapi juga memberi motivasi, dan membuat saya lebih kuat menjalani hari-hari di sini,” ucap AD.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DJP) Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia memberikan apresiasi kepada Lapas Wahai, yang konsisten menghadirkan inovasi pembinaan.

“Pendekatan ini tidak hanya membangun kedekatan, tetapi juga menjadi deteksi dini terhadap masalah yang mungkin muncul. Ini selaras dengan arahan pusat, untuk memperkuat fungsi pembinaan dan pengawasan secara humanis,” terang Ricky.

Melalui program Wali Menyapa, Lapas Wahai terus menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan.

Ini membuktikan, bahwa pembinaan tidak hanya tentang aturan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan yang mendasar.

Tentang penulis

"Wali Menyapa" di Lapas Wahai, Pembinaan Humanis yang Sentuh Kemanusiaan 2 avatar user 22 1768114604

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Maluku Kehilangan Rp17 Triliun dari Perikanan Akibat Permenhub
Next: Pemeriksaan Pra Kerja di Lapas Wahai, Noya: Prioritas Keselamatan dan HAM

Related News

IMG20260421164155-1536x865~3
2 min read
  • Daerah

Tambang Sinabar di Luhu Picu Kekhawatiran, Marasabessy Minta Langkah Nyata

Q Jumat, 24 April 2026
Screenshot_2026-04-23-21-42-58-426_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Wujudkan Komitmen Zero Halinar, Lapas Dobo Intensifkan Razia

Q Kamis, 23 April 2026
Screenshot_2026-04-23-21-42-42-862_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Lapas Wahai Perkuat Layanan Kesehatan dan Deteksi Dini Penyakit

Q Kamis, 23 April 2026

Berita lainnya

IMG20260421164155-1536x865~3
2 min read
  • Daerah

Tambang Sinabar di Luhu Picu Kekhawatiran, Marasabessy Minta Langkah Nyata

Q Jumat, 24 April 2026
IMG-20260424-WA0010
2 min read
  • Pemerintahan

Gubernur PBD ,Komitmen  Mendukung sektor kesehatan dan pendidikan

Marni Jumat, 24 April 2026
20260423_102602
2 min read
  • Politik

PKB Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon DPC Se-Papua Barat Daya Dan Papua Barat   

Marni Kamis, 23 April 2026
Screenshot_2026-04-23-21-42-58-426_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Wujudkan Komitmen Zero Halinar, Lapas Dobo Intensifkan Razia

Q Kamis, 23 April 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d